Setelah website desa, sektor pendidikan seperti sekolah, kampus, atau tempat kursus juga memiliki kebutuhan yang sangat spesifik. Website pendidikan bukan hanya sekadar brosur digital, tapi harus menjadi pusat belajar dan sumber informasi bagi siswa, guru, serta orang tua.
Berikut adalah daftar plugin wajib untuk membangun website pendidikan yang profesional dan fungsional.
Plugin Wajib untuk Website Pendidikan & Sekolah
Tujuan utama website pendidikan adalah menyampaikan informasi dengan struktur yang rapi dan mempermudah interaksi akademik secara digital.
1. Sistem Manajemen Pembelajaran (LearnDash atau Tutor LMS)
Ini adalah “nyawa” dari sebuah website pendidikan jika ingin menyediakan kelas online.
- Fungsi: Mengelola materi pelajaran, membuat kuis, memberikan tugas, hingga menerbitkan sertifikat otomatis bagi siswa.
- Keunggulan: Membuat tampilan kursus terlihat rapi seperti platform belajar profesional.
2. Kalender Akademik (The Events Calendar)
Sekolah atau kampus penuh dengan agenda penting, mulai dari ujian hingga hari libur.
- Fungsi: Menampilkan jadwal kegiatan sekolah secara visual di website. Orang tua dan siswa bisa melihat kapan pendaftaran dibuka atau kapan acara sekolah akan berlangsung.
- Keunggulan: Bisa disinkronkan dengan Google Calendar.
3. Pengelola Dokumen (Embed Press)
Dalam dunia pendidikan, banyak file seperti modul PDF, silabus, atau struktur organisasi yang harus ditampilkan.
- Fungsi: Memungkinkan Anda untuk menampilkan file PDF, Word, atau PowerPoint secara langsung di halaman website tanpa mengharuskan pengunjung mengunduhnya terlebih dahulu.
- Keunggulan: Membuat website terlihat lebih interaktif dan informatif.
4. Keamanan Ketat (All In One WP Security)
Website pendidikan sering kali menyimpan data pribadi siswa dan guru, sehingga menjadi target empuk peretasan.
- Fungsi: Melindungi website dari serangan brute force, memblokir IP mencurigakan, dan memperkuat dinding keamanan login.
- Keunggulan: Memberikan skor keamanan untuk memberi tahu Anda seberapa aman website saat ini.
5. Kompresi Gambar (Smush)
Website sekolah biasanya banyak mengunggah foto kegiatan yang ukurannya besar. Ini bisa membuat website sangat lambat.
- Fungsi: Mengecilkan ukuran foto secara otomatis tanpa merusak kualitasnya.
- Keunggulan: Website tetap cepat diakses meski banyak dokumentasi foto di dalamnya.
6. Pilihan Bahasa (GTranslate)
Jika sekolah atau lembaga pendidikan Anda bertaraf internasional atau ingin menjangkau audiens luar negeri.
- Fungsi: Menerjemahkan isi website ke berbagai bahasa secara instan.
- Keunggulan: Sangat membantu bagi calon siswa asing atau mitra internasional.
Tips untuk Admin Website Pendidikan
Prioritaskan Aksesibilitas: Pastikan menu navigasi mudah ditemukan. Gunakan struktur menu yang jelas seperti: Profil, Akademik, Kesiswaan, Galeri, dan Kontak. Jangan lupa untuk selalu mencantumkan nomor telepon resmi atau WhatsApp yang bisa dihubungi di bagian bawah website.